Friday, February 14, 2014

Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi: Siklus Erupsi Besar Gunung Merapi akan Terjadi 2014

Siklus Erupsi Besar Gunung Merapi akan Terjadi 2014

Kubah yang terbentuk di puncak Merapi mejadi salah satu cirinya


Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan erupsi yang terjadi pada Gunung Merapi di Jawa Tengah pada Senin, 18 November 2013, bukan siklus empat atau lima tahunan. Bila dihitung dari erupsi besar yang terjadi pada 2010, maka siklus itu akan terulang pada 2014.
Dari catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Merapi dengan ketinggian 2.968 mdpl itu, erupsi terakhir pada bulan Oktober-November 2010. Dengan erupsi empat atau lima tahun, Gunung Merapi dianggap sangat berbahaya. Tingkat bahaya itu juga disebabkan lantaran gunung ini dikelilingi pemukiman yang sangat padat.

Kepala Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)  Hendrasto mengatakan

Tuesday, February 4, 2014

Gamification, Cara Baru Belajar Keuangan Pribadi

Gamification adalah nama keren untuk istilah belajar sambil bermain. Pernahkah Anda terpikir: Mengapa pendidikan keuangan pribadi (personal finance) begitu menegangkan? Finansialku.com akan membahas mengenai gamification cara baru belajar keuangan pribadi.

Apa itu Gamification

Istilah Gamification (Gamifikasi) menurut Wikipedia adalah: suatu metode pemanfaatan game (metode dan mekanisme) untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan pada banyak bidang. Istilah Gamifikasi telah berkembang pesat di negara-negara maju seperti Amerika. Umumnya Gamifikasi digunakan sebagai media pembelajaran anak-anak di sekolah. Hal yang menarik dalam gamification adalah perpaduan antara metode penyelesaian masalah (problem solving) dan keterlibatan aktif pengguna. Gamification dapat digunakan untuk mempelajari banyak hal seperti bidang ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keuangan, pemasaran, manajemen dan lainnya.

Gamification dan Keuangan Pribadi

Apakah ada contoh penerapan gamifikasi dalam keuangan pribadi?

Monday, January 27, 2014

Aturan Harga Rumah Murah Harus Naik

Real Estate Indonesia (REI) mengaku keberatan dengan harga jual rumah murah yang terlalu rendah. Harga jual rumah murah saat ini sudah tidak sesuai dengan kondisi perekonomian.

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy mengatakan, pertumbuhan ekonomi terus meningkat namun tidak diikuti kenaikan harga rumah murah.

"Sekarang harga rumah murah Rp 88 juta dan itu masih dibangun REI dan berlaku sampai saat ini. Cari mobil yang Rp 100 juta saja sudah susah. Berat bagi pengembang untuk menyediakan rumah murah dengan harga itu," ujar Eddy saat acara Jumpa Pers Tentang Program Kerja REI di Hotel J.S Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (27/1/2014).

Dia menjelaskan, selain rendahnya harga jual rumah murah, kondisi cuaca buruk beberapa waktu terakhir juga turut mempengaruhi pertumbuhan pembangunan properti terkendala.

"Banjir di mana-mana membuat ekonomi semakin berat membuat pertumbuhan pembangunan properti terkendala," katanya.

Dia menyebutkan, harga rumah murah yang ditetapkan sejak 4-5 tahun lalu tidak bisa diterapkan untuk kondisi saat ini. Untuk itu,